Aksi Protes Sampah di Pandeglang: Bendera One Piece Berkibar, Sampah Berserakan

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PANDEGLANG,PUSATBERITA – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pandeglang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pandeglang dan Tugu Jam Alun-Alun, Rabu (07/08/2025). Mereka menolak kerja sama pengelolaan sampah antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Kerja sama tersebut memungkinkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Pandeglang, menerima kiriman sampah dari Tangerang Selatan sebanyak 300 hingga 500 ton setiap harinya. Kebijakan ini dinilai warga akan membawa dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat sekitar.

Dalam aksinya, massa membuang tumpukan sampah di depan Kantor Bupati sebagai bentuk protes. Mereka juga mengibarkan bendera bajak laut One Piece, sebagai simbol perlawanan terhadap kebijakan yang dianggap mengorbankan rakyat kecil demi keuntungan sepihak.

“Ini bukan soal politik. Ini soal keberlanjutan hidup dan keselamatan lingkungan kami. Kalau sampah dari luar terus dikirim, siapa yang akan tanggung dampaknya nanti? Kami menolak!” tegas Elang Astra Jingga, salah satu orator aksi.

Baca Juga :  Pemuda Neglasari Soroti Kinerja Dishub Kota Tangerang: Maraknya Parkir Liar, Akibat Lemahnya Pengawasan

Massa menyoroti adanya insentif dari kerja sama tersebut berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp40 miliar untuk Pemkab Pandeglang. Namun mereka menilai angka tersebut tidak sebanding dengan risiko ekologis jangka panjang yang harus ditanggung masyarakat.

Aliansi meminta Pemkab membatalkan kerja sama tersebut dan mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Mereka juga menolak skema open dumping yang dinilai tidak manusiawi dan merusak lingkungan.

Aksi berjalan damai dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Pandeglang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan
Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam
Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Gerhana Matahari Total diperkirakan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. BMKG menyatakan fenomena tersebut tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia. Foto: BMKG.

Nasional

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agu 2026 - 02:55 WIB

Drone water bombing sedang isi daya untuk padamkan kebakaran bromo, Minggu (9/8/2026) (Foto: Miftahul Huda/Kompas.com).

Nasional

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Senin, 10 Agu 2026 - 05:54 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026 (Foto: kehutanan.go.id).

Daerah

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 10 Agu 2026 - 02:25 WIB