‎MK Bisa Bubarkan Parpol Pendukung Pilkada Dipilih DPRD

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahkamah Konsitusi (Foto: mkri.id)

Mahkamah Konsitusi (Foto: mkri.id)

JAKARTA, PUSATBERITA – Peneliti senior sekaligus konsultan politik, Saiful Mujani, melontarkan peringatan tajam terhadap ide Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih DPRD.

‎Menurut Saiful, partai politik yang nekat mengangkangi prinsip konstitusional demi syahwat kekuasaan bisa berujung pada pembubaran oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

‎Lanjut Saiful, upaya menggeser mekanisme pemilihan rakyat ke tangan DPRD bukan sekadar urusan teknis elektoral, melainkan sebuah pengkhianatan terhadap sistem pemerintahan presidensial yang telah dipatri dalam UUD 1945.

‎“Partai-partai yang menginginkan pemilihan tidak langsung itu sebenarnya adalah kekuatan politik yang tidak sanggup menjalankan demokrasi dan pemerintahan,” ujar Saiful, Minggu (4/1) 2025.

‎Ia menengarai adanya paradoks di tubuh partai politik saat ini. Alih-alih memperkuat kaderisasi untuk memikat hati rakyat, elite politik justru tampak mencari jalan pintas yang lebih transaksional melalui jalur parlemen.

‎”Ini adalah indikasi nyata dari rapuhnya mentalitas demokratis di tingkat elite,” katanya.

‎Jalur Hukum: Senjata Pamungkas MK

‎Argumen Saiful bukan tanpa dasar hukum. Ia mengingatkan bahwa MK memiliki kewenangan konstitusional yang absolut untuk membubarkan partai politik jika terbukti melanggar prinsip-prinsip dasar negara.

‎“Saya baru pelajari kembali. Ternyata MK memiliki instrumen untuk membubarkan partai dengan syarat tertentu jika terbukti melanggar konstitusi,” tegasnya.

Baca Juga :  Ciptakan Kader Unggul dan Tangguh, PII Jakarta Gelar Training 3 Titik

‎Pelanggaran serius yang dimaksud adalah upaya sistematis merongrong sistem presidensial. Saiful menekankan bahwa kedaulatan rakyat melalui pemilihan langsung adalah pilar yang tak terpisahkan dari napas presidensialisme kita. Memutus rantai tersebut berarti merusak struktur kenegaraan yang sudah disepakati bersama.

‎Kekhawatiran Saiful semakin menebal melihat konstelasi politik di Senayan. Dengan minimnya kekuatan oposisi, mekanisme check and balances di DPR dianggap telah lumpuh.

‎“Kalau kita lihat DPR, kekuatan politik yang menentang itu sangat terbatas. Artinya, jika sampai terjadi voting, Pilkada langsung bisa saja lenyap dalam sekejap,” keluhnya.

‎Ia menilai, berharap pada partai politik untuk menghentikan ambisi ini adalah sebuah kenaifan. Ketika mayoritas elite telah bersepakat dalam koalisi besar, maka kepentingan rakyat seringkali dikorbankan di atas meja kompromi.

‎Menutup pernyataannya, Saiful menegaskan bahwa satu-satunya palang pintu yang tersisa untuk menjaga muruah konstitusi adalah gerakan sipil.

‎“Tidak ada jalan lain. Jika kita hanya bersandar pada kekuatan politik resmi, itu mustahil. Tekanan masyarakat adalah satu-satunya kekuatan yang bisa membendung kenekatan melawan konstitusi ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku
Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta
Amankan Jatung Ekonomi dan Mobilitas Publik, Kinerja Dirlantas Polda Metro Jaya Diapresiasi
KAMP-SOS Dukung DPR Desak Komdigi Cegah Penyalahgunaan AI untuk Konten Pornografi
Prabowo Apresiasi Atlet Indonesia Sea Games 2025
SEMMI Jakarta Raya Siap Jadi Katalisator Jakarta Kota Global
PB SEMMI Dorong Pemerintah dan DPR RI Bahas Serius Perlindungan WNI di Venezuela
Pilkada Tak Langsung dan Proyek Oligarki Partai 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:56 WIB

Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:06 WIB

Amankan Jatung Ekonomi dan Mobilitas Publik, Kinerja Dirlantas Polda Metro Jaya Diapresiasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:42 WIB

KAMP-SOS Dukung DPR Desak Komdigi Cegah Penyalahgunaan AI untuk Konten Pornografi

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:08 WIB

‎MK Bisa Bubarkan Parpol Pendukung Pilkada Dipilih DPRD

Berita Terbaru

Derby Panas di Carabao Cup, Chelsea Siap Hadapi The Gunners (Foto: detiksport.com)

Football

Derbi London Tersaji di Leg Pertama Semifinal Carabao Cup

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB