Dosen Politik UI: Indonesia Sudah Penuhi Syarat Untuk Bubar

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Ilmu Politik SKSG-Fisip Universtas Indonesia, Mulyadi (Foto/istimewa)

Dosen Ilmu Politik SKSG-Fisip Universtas Indonesia, Mulyadi (Foto/istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Mulyadi menilai menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah berpotensi berdampak pada keutuhan nasional. Ia menyebut krisis kepercayaan sebagai faktor penting yang perlu diwaspadai dalam menjaga stabilitas negara.

‎”Dia [Pemerintah] mau melakukan pidato atau dimana masyarakat sudah tidak percaya,” kata Mulyadi dalam sebuah diskusi yang ditayangkan melalui kanal YouTube @jejakwidodo3179.

‎Menurut Mulyadi, kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam kehidupan bernegara. Ia mengibaratkan negara seperti sebuah keluarga yang dapat bertahan dalam keterbatasan ekonomi, namun rentan runtuh ketika kepercayaan antar anggota hilang.

‎Ia juga menyoroti persoalan pengangguran di kalangan terdidik serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya manusia. Kondisi tersebut, kata dia, berpengaruh terhadap kemampuan negara dalam mengelola sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat.

‎Dalam bidang politik, Mulyadi menilai komunikasi pemerintah perlu diperbaiki agar kebijakan dan arah politik dapat dipahami publik secara lebih jelas. Ia juga menyinggung praktik koalisi politik yang menurutnya berdampak pada efektivitas pemerintahan dan fungsi pengawasan parlemen.

Baca Juga :  Menpora Erick Thohir Temui Kepala BPKP, Perkuat Tata Kelola Transparan di Kemenpora

‎”Saya yakin daerah sedang berpikir bagaimana untuk memisahkan, dimana-mana terjadi pembelahan,” ujar Mulyadi.

‎Selain itu, Mulyadi menyoroti menguatnya peran oligarki dalam politik nasional dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai berbagai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius guna menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

‎”Jadi Indonesia sudah memenuhi syarat untuk bubar,” ungkapnya.

‎Mulyadi berharap bahwa pemerintah untuk dapat memperbaiki komunikasi politik. Menurutnya, komunikasi politik dalam setiap peristiwa politik bukan berbentuk salam-salaman dengan antar aktor politik.

‎”Lebih baik [Pemerintah dan Aktor Politik] bermusuhan kalau untuk kebaikan, tapi kalau bersekongkol dan berkomplot wah itu sangat berbahaya sekali,” tutup Mulyadi.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nightmare Scenario: Prabowo Mengunci Pusat Kekuasaan
Pengprov Wushu Banten Perkuat Sinergi Praktisi dan Pelatih Taolu, Siapkan Atlet Menuju PON 2032
Wahidin Halim Desak Usut Dugaan Jual Beli Kursi Sekolah‎
YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional
‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
Singo Edan Cundangi Macan Kemayoran di SUGBK
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
Berita ini 363 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Nightmare Scenario: Prabowo Mengunci Pusat Kekuasaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Pengprov Wushu Banten Perkuat Sinergi Praktisi dan Pelatih Taolu, Siapkan Atlet Menuju PON 2032

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:03 WIB

Wahidin Halim Desak Usut Dugaan Jual Beli Kursi Sekolah‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:30 WIB

YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:08 WIB

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Berita Terbaru

Foto/istimewa

Banten

Akses Keadilan dan Advokat Muda Lindungi Hak Masyarakat

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:22 WIB

Ilustrasi alkohol (Foto/Pexels)

Banten

Satpol PP Tangerang Sita 50 Botol Miras dari Warung Jamu

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:48 WIB