BASUDARA AMAN Diluncurkan, Satukan Aktivis Sulut di Jakarta

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Paguyuban Barisan Persaudaraan Aktivis Muda Kawanua (Foto: Agung/PusatBerita)

Peluncuran Paguyuban Barisan Persaudaraan Aktivis Muda Kawanua (Foto: Agung/PusatBerita)

JAKARTA, PUSATBERITA — Barisan Persaudaraan Aktivis Muda Kawanua (BASUDARA AMAN) resmi diluncurkan di Rarampa Resto and Bar, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Peluncuran dirangkaikan dengan Dialog Kemerdekaan ke-81 RI bertajuk Bacirita Sulut dari Jakarta Serie 1: Implementasi Falsafah Hidup Sitou Timou Tumou Tou.

Forum tersebut mempertemukan sejumlah tokoh nasional asal Sulawesi Utara dengan aktivis muda Sulut yang berkiprah di Jakarta. Hadir Jan Samuel Maringka, Harsen Roy Tampomuri, Yokpedi Lette, dan Clens Tedy.

Koordinator Nasional BASUDARA AMAN, Combyan Lombongbitung, mengatakan forum itu lahir dari keresahan terhadap masih adanya sekat sektarian di kalangan aktivis Sulawesi Utara di Jakarta.

“Basudara AMAN ini hadir dari pembicaraan di warung kopi dengan keresahan yang sama, yaitu kalau orang Sulawesi Utara di Jakarta masih sektarian. Maka kami coba rumuskan bagaimana agar kiranya kita dapat satukan pemikiran dan mengimplementasikan falsafah hidup Sitou Timou Tumou Tou,” ungkap Combyan.

Menurut Combyan, BASUDARA AMAN menjadi ruang bersama bagi aktivis Sulut untuk mengembangkan diri sekaligus memperkuat jejaring di tingkat nasional.

Jan Samuel Maringka mengapresiasi pembentukan forum tersebut. Ia mendorong para aktivis muda memperkuat kapasitas profesional dan jaringan persaudaraan.

“Kalian yang hadir pada hari ini akan menjadi pimpinan yang hebat di masa mendatang, baik dunia birokrasi, politik dan pengusaha. Terus tingkatkan kualitas profesional dan jaringan persaudaraan, our network, our future,” ujar Jan Maringka.

Ia juga mengingatkan agar falsafah Sitou Timou Tumou Tou tetap menjadi pegangan para aktivis selama berada di perantauan.

Baca Juga :  EW LMND DKI Jakarta dan Komunitas Perempuan Perkuat Solidaritas "Jaga Jakarta" di Jalan Dr. Saharjo

Clens Tedy menilai falsafah tersebut dapat menjadi pijakan untuk membangun kebersamaan dan kemajuan bersama.

“Menempatkan Sitou Timou Tumou Tou sebagai falsafah dan spirit hidup adalah rumus kehidupan agar bisa maju dan besar bersama di pusat kekuasaan negara, Jakarta,” tegas Clens.

Sementara itu, Harsen Roy Tampomuri mendorong BASUDARA AMAN menjadi ruang kolaborasi yang menghasilkan kegiatan strategis dan berdampak bagi masyarakat.

“Saya berharap ada semangat kolaborasi untuk saling menghidupkan. Bagi yang beraktualisasi ke depannya di bidang politik, jadikan politik sebagai alat untuk melayani sesama, bukan saling membinasakan,” kata Harsen.

Tenaga Ahli DPD RI, Yokpedi Lette, turut mengajak aktivis Sulut terlibat dalam pembahasan RUU Kepulauan yang tengah menjadi perhatian DPD RI.

Ketua Pelaksana, Riswan Muhammad, mengatakan BASUDARA AMAN dibentuk atas kesadaran aktivis muda Sulut untuk membangun kebersamaan di tanah rantau.

“Kegiatan ini diinisiasi oleh kami, aktivis muda asal Sulawesi Utara, untuk menyatukan semangat bersama di tanah rantau,” ujar Riswan.

Kegiatan tersebut dihadiri aktivis dari sejumlah organisasi kemahasiswaan, antara lain GMKI, PMII, IMM, GMNI, HMI, PMKRI, LMND, dan PII.

Moderator kegiatan, Rahmianti Halim, menegaskan BASUDARA AMAN tidak berhenti pada peluncuran. Forum tersebut akan dikembangkan sebagai ruang intelektual dan kolaborasi dengan semangat Sitou Timou Tumou Tou.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikap Cipayung Plus DKI Jakarta: Evaluasi Dua Tahun Rezim Salah Urus!
Mahasabha XIII PHDI Resmi Ditutup, Cantiasa Usung Visi PHDI sebagai Rumah Besar Umat Hindu Nusantara
Indri Damayanthi: Perempuan Bukan Pelengkap Persatuan
Mahasabha XIII PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Pak Dunia Jangan Mau Diadu Domba, Kita Sama-Sama Jenderal
Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran
PW PII Jakarta: Pendidikan Gratis yang Merata atau Hanya Kota-kota Besar Saja
Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
Berita ini 31 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Sikap Cipayung Plus DKI Jakarta: Evaluasi Dua Tahun Rezim Salah Urus!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Mahasabha XIII PHDI Resmi Ditutup, Cantiasa Usung Visi PHDI sebagai Rumah Besar Umat Hindu Nusantara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Indri Damayanthi: Perempuan Bukan Pelengkap Persatuan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Mahasabha XIII PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Pak Dunia Jangan Mau Diadu Domba, Kita Sama-Sama Jenderal

Sabtu, 26 September 2026 - 05:03 WIB

Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran

Berita Terbaru

Foto/istimewa

Banten

Akses Keadilan dan Advokat Muda Lindungi Hak Masyarakat

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:22 WIB

Ilustrasi alkohol (Foto/Pexels)

Banten

Satpol PP Tangerang Sita 50 Botol Miras dari Warung Jamu

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:48 WIB